LAPORAN ARUS KAS

Posted: 11 January 2013 in Teori Akuntansi

LAPORAN ARUS KAS

Laporan Arus Kas dapat disusun setelah kita menyusun Laporan Laba Rugi dan Neraca suatu perusahaan. Untuk itu, sebelum mengetahui bagaimana penyusunan arus kas kita lihat dulu laporan laba rugi dan nerca PT. Sohid berikut:

PT. SOHID

LAPORAN LABA RUGI

Periode 31 Desember 2010

Penjualan  Rp             660,000.00
Harga pokok produksi  Rp             (80,000.00)
Biaya gaji  Rp          (200,000.00)
Biaya penyusutan  Rp             (40,000.00)
Biaya operasional (diluar gaji)  Rp          (120,000.00)
Laba bersih  Rp             220,000.00

PT . SOHID

NERACA PERBANDINGAN

31 Desember 2009-2010

Akun

2009

2010

Kas  Rp             420,000.00  Rp           760,000.00
Piutang dagang  Rp             210,000.00  Rp           270,000.00
Persediaan  Rp             100,000.00  Rp           120,000.00
Aktiva tetap  Rp             820,000.00  Rp           810,000.00
Akumulasi penyusutan  Rp          (200,000.00)  Rp        (140,000.00)
Total aktiva  Rp         1,350,000.00  Rp       1,820,000.00
Utang gaji  Rp               30,000.00  Rp             50,000.00
Wesel jangka panjang  Rp             460,000.00  Rp           400,000.00
Saham biasa nilai pari rp 100.000,00  Rp             610,000.00  Rp       1,010,000.00
Agio saham  Rp               90,000.00  Rp           170,000.00
Treasury stock  Rp                              –  Rp           (80,000.00)
Laba ditahan  Rp             160,000.00  Rp           270,000.00
Total utang dan modal  Rp         1,350,000.00  Rp       1,820,000.00

Informasi tambahan:

1. Kas elama tahun 2010 naik ebesar Rp 340.000,00

2. Aktiva tetap dibeli kas sebesar Rp 300.000,00. Dijual aktiva tetap yang sudah afkir seharga Rp 210.000,00 dicatat sebagai berikut :

Kas  Rp             210,000.00
Akumulasi penyusutan  Rp             100,000.00
          Aktiva tetap  Rp           310,000.00

3. Dipinjam wesel jangka panjang melalui kas Rp 400.000,00 dibayar utang pokok wesel Rp460.000,00.

4. Dibeli treasury stock Rp 80.000,00.

5. Data laba ditahan

Saldo awal tahun 2010  Rp           160,000.00
Laba 2010  Rp           220,000.00
Pembayaran deviden  Rp        (110,000.00)
Saldo akhir 31 desember 2010  Rp           270,000.00

6. Dikeluarkan saham biasa senilai Rp 480.000,00.

ARUS KAS

METODE LANGSUNG

PT. SOHID

LAPORAN ARUS KAS

Periode 31 Desember 2010

A. ARUS KAS DARI KEGIATAN OPERASIONAL
      kas masuk  Rp        600,000.00
      kas keluar
            pembayaran tenaga kerja  Rp      (180,000.00)
            pembayaran kepada supplier  Rp      (100,000.00)
            pembayaran biaya operasi  Rp      (120,000.00)
arus kas masuk (keluar) bersih dari kegiatan operasi  Rp      200,000.00
B. ARUS KAS DARI KEGIATAN      INVESTASI
     arus kas masuk
            diterima dari penjualan aktiva  Rp        210,000.00
     arus kas keluar
           dibayar untuk pembelian aktiva  Rp      (300,000.00)
arus kas masuk (keluar) bersih dari investasi  Rp      (90,000.00)
C. ARUS KAS DARI KEGIATAN PEMBIAYAAN
     arus kas masuk
          diterima dari penjualan saham  Rp        480,000.00
          diterima dari obligasi jangka panjang  Rp        400,000.00
     arus kas keluar
          dibayar pokok utang jangka panjang  Rp      (460,000.00)
          dibayar treasury stock  Rp        (80,000.00)
          dibayar deviden  Rp      (110,000.00)
arus kas masuk (keluar) dari kegiatan pembiayaan  Rp      230,000.00
D. SALDO KAS AWAL DAN AKHIR
     kenaikan (penurunan) kas periode ini  Rp      340,000.00
     saldo kas awal periode  Rp      420,000.00
     saldo kas akhir periode  Rp      760,000.00

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ansi-language:EN-US;
mso-fareast-language:EN-US;}

METODE TIDAK LANGSUNG

PT. SOHID

LAPORAN ARUS KAS

Periode 31 Desember 2010

A. ARUS KAS DARI KEGIATAN OPERASIONAL

     laba (rugi) bersih dari laporan

 Rp       220,000.00

     ditambah (dikurang) penyesuaian

     laba terhadap arus kas

            kenaikan piutang dagang

 Rp       (60,000.00)

            kenaikan persediaan

 Rp       (20,000.00)

            biaya penyusutan

 Rp          40,000.00

            kenaikan utang gaji

 Rp          20,000.00

arus kas masuk (keluar) bersih dari kegiatan operasi

 Rp       200,000.00

B. ARUS KAS DARI BAGIAN INVESTASI

     arus kas masuk

           diterima dari penjualan aktiva

 Rp       210,000.00

     arus kas keluar

          dibayar untuk pembelian aktiva

 Rp     (300,000.00)

arus kas masuk (keluar) bersih dari kegiatan investasi

 Rp       (90,000.00)

C. ARUS KAS DARI KEGIATAN PEMBIAYAAN

     arus kas masuk

          diterima dari penjualan saham

 Rp       480,000.00

         diterima dana obligasi jangka panjang

 Rp       400,000.00

     arus kas keluar

          dibayar pokok utang jangka panjang

 Rp     (460,000.00)

          dibayar treasury stock

 Rp       (80,000.00)

          dibayar deviden

 Rp     (110,000.00)

arus kas masuk (keluar) dari kegiatan pembiayaan

 Rp       230,000.00

D. SALDO KAS AWAL DAN AKHIR

     kenaikan (penurunan) kas periode ini

 Rp       340,000.00

     saldo kas awal periode

 Rp       420,000.00

     saldo kas akhir periode

 Rp       760,000.00

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

DATA UNTUK MENYUSUN LAPORAN ARUS KAS

Aliran kas yang dilaporkan disajikan dalam tiga kelompok besar kegiatan yaitu kegiatan operasional, kegiatan investasi serta kegiatan keuangan. Untuk mempermudah penyusunan laporan arus kas untuk masing-masing kelompok kegiatan maka perlu diperhatikan informasi yang relevan sebagai berikut :

No.

Menyusun Arus Kas Dari

Informasi yang Relevan

1.

Kegiatan Operasional

1.      Laporan Laba Rugi

2.      Saldo awal dan saldo akhir harta lancar

3.      Saldo awal dan saldo akhir hutang lancar selain hutang dividen

4.      Data tambahan (jika ada)

2.

Kegiatan Investasi

1.      Saldo awal dan saldo akhir investasi dan aktiva tetap

2.      Data tambahan (jika ada)

3.

Kegiatan Keuangan

1.      Saldo awal dan saldo akhir dari Modal dan Hutang Jangka Panjang serta Laba Ditahan

2.      Saldo awal dan saldo akhir Hutang Dividen

3.      Data tambahan (jika ada)

 

MEMBACA LAPORAN ARUS KAS

Ada beberapa kemungkinan pola aliran kas yang terjadi dalam perusahaan, yaitu:

  1. Semua kegiatan (operasional, investasim dan keuangan) menghasilkan aliran kas yang positif yang berarti penerimaan kas dari masing-masing kegiatan tersebut lebih besar dari pengeluaran kas. Pada keadaan pertama semua kegiatan menghasilkan penerimaan kas yang lebih besar daripada pengeluaran kas. Tentu dalam jangka panjang akan terjadi saldo kas yang besar.
  2. Semua kegiatan (operasional, investasi dan keuangan) menghasilkan aliran kas yang negatif yang berarti penerimaan kas dari masing-masing kegiatan tersebut lebih kecil dari pengeluaran kas. Ini kebalikan pola 1 di atas, sehingga dalam jangka panjang cadangan kas yang ada akan habis.
  3. Kegiatan operasional positif sedangkan kegiatan investasi dan keuangan negatif. Pada pola ketiga, perusahaan menggunakan kas dari operasional untuk membayar hutang/pengembalian modal/membayar deviden dan untuk investasi. Pola ini dapat dikatakan ideal dan banyak pengamat mengatakan ini adalah keadaan penen kas.
  4. Kegiatan operasional dan kegiatan investasi positif tetapi kegiatan keuangan negatif. Sedangkan pada pola hasil penjualan investasi dan opersional digunakan untuk membayar hutang mengembalikan modal.
  5. Kegiatan operasional negatif sedangkan kegiatan investasi dan keuangan positif. Ini berarti perusahaan menggunakan sebagian investasi dan penarikan pinjaman modal untuk membiayai operasional. Kegiatan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
  6. Kegiatan investasi negatif sementara kegiatan operasional dan keuangan positif. Perusahaan menggunakan cash dari operasional dan pinjaman/penarikan modal untuk melakukan investasi.
  7. Kegiatan opersional dan investasi negatif sedangkan kegiatan keuangan positif. Perusahaan melakukan kegiatan operasional dan investasi yang sebagian dibiayai dengan dana pinjaman atau penarikan modal. Sebagian dana juga digunakan untuk operasional. Kondisi ini mungkin terjadi pada perusahaan yang sedang tumbuh.
  8. Kegiatan investasi positif tetapi kegiatan operasional dan keuangan negatif. Perusahaan mungkin menjual investasi/aktiva tetap untuk memenuhi kebutuhan operasional dan pembayaran hutang/pembayaran ke pemilik.

Dengan memperhatikan beberapa pola aliran kas di atas peserta akan dapat mengetahui makna dari informasi arus kas dari suatu perusahaan yang dilaporkan dalam laporan arus kas sehingga dapat mengevaluasi pengelolaan kas yang dilakukan perusahaan.

 

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

METODE TIDAK LANGSUNG

PT. SOHID

LAPORAN ARUS KAS

Periode 31 Desember 2010

A. ARUS KAS DARI KEGIATAN OPERASIONAL

     laba (rugi) bersih dari laporan

 Rp       220,000.00

     ditambah (dikurang) penyesuaian

     laba terhadap arus kas

            kenaikan piutang dagang

 Rp       (60,000.00)

            kenaikan persediaan

 Rp       (20,000.00)

            biaya penyusutan

 Rp          40,000.00

            kenaikan utang gaji

 Rp          20,000.00

arus kas masuk (keluar) bersih dari kegiatan operasi

 Rp       200,000.00

B. ARUS KAS DARI BAGIAN INVESTASI

     arus kas masuk

           diterima dari penjualan aktiva

 Rp       210,000.00

     arus kas keluar

          dibayar untuk pembelian aktiva

 Rp     (300,000.00)

arus kas masuk (keluar) bersih dari kegiatan investasi

 Rp       (90,000.00)

C. ARUS KAS DARI KEGIATAN PEMBIAYAAN

     arus kas masuk

          diterima dari penjualan saham

 Rp       480,000.00

         diterima dana obligasi jangka panjang

 Rp       400,000.00

     arus kas keluar

          dibayar pokok utang jangka panjang

 Rp     (460,000.00)

          dibayar treasury stock

 Rp       (80,000.00)

          dibayar deviden

 Rp     (110,000.00)

arus kas masuk (keluar) dari kegiatan pembiayaan

 Rp       230,000.00

D. SALDO KAS AWAL DAN AKHIR

     kenaikan (penurunan) kas periode ini

 Rp       340,000.00

     saldo kas awal periode

 Rp       420,000.00

     saldo kas akhir periode

 Rp       760,000.00

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin:0in;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ansi-language:EN-US;
mso-fareast-language:EN-US;}

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s