LAPORAN KEUANGAN LABA-RUGI

Posted: 11 January 2013 in Teori Akuntansi

LAPORAN KEUANGAN LABA-RUGI

 

A.    PENGERTIAN LAPORAN LABA RUGI

Laporan laba rugi adalah suatu laporan yang melaporkan seluruh pendapatan atau hasil dan biaya untuk mendapatkan hasil tersebut, serta melaporkan laba (rugi) perusahaan selama suatu periode tertentu. Laporan laba rugi dipergunakan untuk melihat kondisi keuangan suatu perusahaan pada periode tertentu berada pada posisi laba atau rugi.

B. DEFINISI LABA

1. Menurut Committee On Terminology

Laba didefinisikan sebagai jumlah yang berasal dari pengurangan harga pokok produksi, biaya lain dan kerugian dari penghasilan atau penghailan operasi.

2. Menurut FASB

Laba akuntansi sebagai perubahan dalam equity (net asset) dari suatu entity selama suatu periode tertentu yang diakibatkan oleh transaksi dan kejadian atau peristiwa yang berasal bukan dari pemilik. Dalam income termasuk seluruh perubahan dalam equity selain penerimaan dari pemilik dan pembayaran kepda pemilik.

3. Menurut APB Statement

Laba (rugi) sebagai kelebihan (defisit) penghasilan di atas biaya selama satu peride akuntansi.

C.    HASIL

1. Pengertian Hasil

a. Menurut Committee On Terminology

Revenue sebagai hasil dari penjualan barang atau penberian jasa yang dibebankan kepada langganan, atau mereka yang menerima jasa.

b. Menurut FASB

Revenue sebagai arus masuk atau peningkatan nilai asset dari suatu entity atau penyelesaian kewajiban dari entity atau gabungan keduanya selama periode tertentu yang berasal dari penyerahan produksi barang, pemberian jasa atas pelaksanaan kegiatan lainnya yang merupakan kegiatan utama perusahaan yang sedang berjalan.

c. Menurut APB Statement

Revenue sebagai kenaikan gross di dalam asset dan penurunan gross dalam kewajiban yang dinilai berdasarkan prinsip akuntansi yang berasal dari kegiatan mencari laba

2. Pengakuan penghasilan

Suatu penghasilan akan diakui sebagai penghasilan pada periode kapan kegiatan utama yang perlu untuk menciptakan dan menjual barang dan jasa itu telah selesai. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penghasilan diakui:

  1. Selama produksi
  2. Pada saat proses produksi selesai
  3. Pada saat penjualan
  4. Pada saat penagihan kas

 

D.    BIAYA

1. Pengertian Biaya

a. Menurut Committee On Terminology

Biaya adalah semua biaya yang telah dikenakan dan dapat dikurangkan pada penghasilan.

b. Menurut FASB

Biaya sebagai arus keluar aktiva, penggunaan aktiva atau munculnya kewajiban atau kombinasi keduanya selama satu periode yang disebabkan oleh pengiriman barang, pembuatan barang, pembebanan jasa, atau pelaksanaan kegiatan lainnya yang merupakan kegiatan utama perusahaan.

c. Menurut APB Statement

Biaya sebagai penurunan gross di dalam asset atau kenaikan gross dalam kewajiban yang diakui dan dinilai menurut prinsip akuntansi yang diterima yang berasal dari kegiatan mencari laba yang dilakukan perusahaan.

2. Penggolongan biaya

a. Biaya yang dihubungkan dengan penghailan pada periode itu

b. Biaya yang dihubungkan dengan periode tertentu yang tidak dikaitakan dengan penghasilan

c. Biaya yang karena alas an praktis tidak dapat dikaitkan dengan periode manapun.

3. Pembebanan biaya

a. Menurut teori matching concept maka biaya harus dibebankan sesuai dengan pengakuan dan periode penghasilan.

b. Apabila sukar melakukan matching maka pembebanan harus dilakukan secara rasional dan sistematis.

c. Apabila biaya yang dikeluarkan masih memiliki potensi menghasilkan di masa yang akan datang, maka dapat ditunda pembebananya.

 

E.     HUBUNGAN LABA RUGI DENGAN NERACA

Dalam menilai hubungan antara neraca dan laba rugi digunakan dua pendekatan:

1. Pendekatan articulated

Laporan laba rugi dianggap sebagai subklasifikasi dari pos modal. Laba rugi hanya merupakan hasil matematis yang berasal dari perubahan modal dari satu periode ke periode lainnya. Pendekatan articulated memiliki 2 konsep yaitu:

2. Pendekatan non articulated

Dalam pendekatan non articulated, neraca dan laporan laba rugi ini secara metemtis independen atu sama lain. Dalam pendekatan ini ada transaksi yang tidak mempengaruhi laba tetapi langsung dioper ke pos yang bukan hasil dan bukan biaya.

Contoh: kerugian sementara yang langsung dianggap merupakan penyesuaian terhadap unrealized capital.

F.     LABA RUGI INSIDENTIL

1. Gains (laba/ keuntungan dari transaksi tertentu yang sifatnya insidentil)

Gains adalah naiknya nilai equity dari transaksi yang sifatnya insidentil dan bukan kegiatan utama entity dan dari transaksi/kejadian lainnya yang mempengaruhi entity selama satu periode tertentu kecuali yang berasal dari hasil atau investasi dari pemilik.

2. Loses (rugi  dari transaksi tertentu yang sifatnya insidentil)

Loses adalah turunnya nilai equity dari transaksi yang sifatnya insidentil dan bukan kegiatan utama entity dan dari seluruh transaksi/kejadian lainnya yang mempengaruhi entity selama satu periode tertentu kecuali yang berasal dari biaya atau pemberian kepada pemilik.

G.    BENTUK PENYAJIAN LABA RUGI

1. All inclusive income dan normal operating

Perbedaan pendapat mengenai apakah suatu pos disajikan dalam laporan laba rugi atau dalam laporan laba ditahan membedakan penyajian laporan laba rugi menjadi:

a. Normal operating income

Berpendapat bahwa yang dicantumkan dalam laporan laba rugi hanyalah pendapatan yang berasal dari kegiatan normal sedangkan pos yang berasal dari kegiatan yang tidak biasa dicantumkan saja dalam laporan laba ditahan. Sehingga laba di bottom line adalah laba normal.

b. All inclusive income

Berpendapat bahwa semua income yang berasal dari kegiatan normal dan kegiatan insidentil dicantumkan dalam laporan laba rugi dan hasil akhirnya saja yang dilaporkan ke laporan laba ditahan.

2. Single step dan multiple step

a. Single step

Yaitu bentuk laporan yang disusun dengan menggabungkan semua penghasilan menjadi suatu kelompok dan semua biaya dalam satu kelompok lainnya yang terjadi dalam suatu periode. Sehingga untuk menghitung laba rugi bersih hannya memerlukan satu langkah yaitu mengurangkan total penghasilan dengan total biaya. Selisih positif antara kelompok penghasilan dengan biaya disebut dengan istilah penghasilan bersih atau laba, sedangkan jika selisih tsb negative disebut dengan rugi.

b. Multiple step

Yaitu bentuk laporan yang disusun secara bertahap penghasilan dan beban disajikan sesuai dengan urutan aktivitas yaitu kegiatan usaha diluar usaha dan luar biasa.

Laba rugi baru dapat diketahui setelah beberapa kali tahap pengurangan, muali dari penjualan dikurangi harga pokok penjualan yang menghasilkan laba kotor, dikurangi biaya operasi menghasilkan laba operasi dan seterusnya sampai menghasilkan laba bersih.

H.    PENYAJIAN LAPORAN LABA RUGI MENURUT PRINSIP AKUNTANSI INDONESIA

Laporan laba rugi atau istilah PAI perhitungan laba rugi harus disusun seperti metode multiple step dengan pedoman yaitu:

  1. Laporan laba rugi harus disusun sedemikian rupa agar dapat memberikan gambaran mengenai hasil usaha perusahaan dalam periode tertentu.
  2. Cara penyajiannya sebagai berikut:

a. Harus memuat secara terperinci unsure-unsur pendapatan dan beban

b. Seyogyanya disusun dalam bentuk urutan ke bawah (staffel)

c. Harus dipisahkan antara hasil dari bidang usaha lain serta pos luar biasa

I. KOMPONEN LAPORAN LABA RUGI

PAI menjelaskan komponen laporan laba rugi sebagai berikut:

1. Penjualan

Dikurangi : harga pokok penjualan

2. Laba bruto

Dikurangi : beban usaha

3. Laba usaha

Ditambah/dikurangi : pendapatn dan beban lain-lain

4. Laba sebelum pos luar biasa

Ditambah/dikurangi : pos luar biasa

Ditambah/dikurangi : pengaruh kumulatif dari perubahan prinip akuntansi

5. Laba sebelum pajak penghasilan

Dikurangi : pajak penghasilan

6. Laba bersih

Laba bersih mencerminkan semua pos laba dan rugi selama suatu periode, kecuali koreksi masa lalu yang disajikan sebagai penyesuaian atas saldo awal laba yang ditahan.

Sebagai pelengkap perhitungan laba rugi disusun laporan perubahan laba yang ditahan, yang penyajiannya digabungkan dengan perhitungan laba rugi sehingga dapat ditunjukkan sekaligus laba periode tertentu berikut modifikasi terhadap laba yang ditahan.

Comments
  1. Elisa says:

    Halo, pengertian laba dari Committe on Terminology itu bisa dibaca dibuku apa ya? atau judul bukunya commite on terminology?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s